Desain Terbaik Untuk Kamar Tidur Anak

November 13, 2019 0 By eddye

Jika anak-anak berusia 2 tahun atau lebih, mereka dapat tidur terpisah dari orang tua mereka menurut para ahli orang tua. Usia paling lambat biasanya sekitar 5 tahun. Namun, naluri anak-anak tampak lebih seperti bermain daripada diberi tahu bahwa mereka harus tidur. Itu sebabnya orang tua hanya bisa membuat kamar tidur anak menarik dan nyaman. Sebagian besar anak-anak biasanya menyukai hal-hal yang seperti dreamy, seperti kisah Cinderella, super hero dan sebagainya. Ini bisa menjadi tema bagi Anda untuk menanyakan penyedia domestik Palembang atau penyedia domestik di kota Anda. Selain memiliki tema mimpi, Anda juga dapat memilih tema hutan, laut, olahraga, dll. Berdasarkan hobi dan preferensi anak-anak.

Ada sejumlah referensi interior kamar anak yang dapat Anda pertimbangkan untuk desainnya:

Kamar anak-anak dengan tema super hero

Dewasa ini pahlawan super sangat dekat dengan anak-anak. Semakin banyak film dan acara TV bertema superhero membuat idola superhero di kalangan anak-anak dan bahkan orang dewasa. Superman, Spiderman, Cat woman atau Avenger dapat menjadi tema menarik yang dapat Anda terapkan di kamar anak-anak.

Kamar tidur bertema laut

Jika anak Anda menyukai laut, Anda dapat mendesain kamarnya dengan tema laut, seperti hewan laut seperti furnitur, tempat tidur berbentuk kapal atau cat dinding seperti gelombang. Seperti kita ketahui, lautan biru dapat memiliki efek menenangkan berdasarkan psikologi warna. Ini sangat baik untuk psikologi anak-anak yang emosinya masih belum stabil.

Kamar tidur bertema hutan

Tema hutan juga menarik untuk kita terapkan pada ruang. Suasana iklim tropis agak menenangkan dan indah. Kita dapat menambahkan properti ke pohon dan rumput di area angkasa, menciptakan sungai kecil dengan efek suara air yang tentu saja memberikan kesan berada di alam.

Beberapa tema di atas dapat digunakan sebagai referensi untuk mendesain kamar anak-anak. Jika anak-anak tidak menyukai tema di atas, kita harus beradaptasi dengan apa yang mereka sukai. Sebagai orang tua, kita tidak boleh lupa bahwa menjadikan anak-anak ruang mereka sendiri berarti mereka diberi kebebasan untuk mengekspresikan diri. Ini juga mengajarkan anak-anak tentang kemerdekaan sejak usia muda.